MERENCANAKAN VIDEO PEMBELAJARAN SEDERHANA PADA MATERI UNGGAH-UNGGUH DALAM MATA PELAJARAN BAHASA JAWA DI SMA SEBAGAI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA

Penulis: Johan Argono

Mengawali karier sebagai PNS Guru pada tahun 2009 di Kota Blitar, kemudian kembali mengabdi di SMAN 1 Talun sejak tahun 2014. Pada tahun 2016 diberi amanah sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Tahun 2017-2019 sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana. Kini, di tahun 2022 kembali diberi amanah sebagai Wakil Kepala Sekolah, dan aktif menjadi guru mata pelajaran Bahasa Jawa.

Latar Belakang
            Berbagai kendala dihadapi oleh pendidik ketika melaksanakan pembelajaran, apalagi pada situasi pandemi. Pengembangan perangkat pembelajaran ini, mulai dari rencana pembelajaran, bahan ajar yang akan digunakan, media yang mendukung pembelajaran, dan evaluasi masih menjadi permasalahan bagi pendidik. Menurut beberapa pendidik, hal ini disebabkan belum adanya contoh perangkat pembelajaran, terlebih untuk materi yang dianggap sulit seperti Bahasa Jawa. Selain itu pemanfaatan pendekatan pembelajaran yang inovatif, misalnya pendekatan kontekstual ataupun kooperatif belum dipahami semua guru, sehingga kesulitan dalam menyusun perangkat pembelajaran yang mendukung.

            Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menerbitkan kebijakan dalam rangka pengembangan Kurikulum Merdeka. Melalui implementasi kurikulum merdeka ini diharapkan adanya perbaikan kualitas pendidikan. Salah satu cara untuk memperbaiki kualitas pendidikan di sekolah yakni dengan meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilaksanakan di dalam kelas, menyediakan informasi dan fasilitas untuk melaksanakan pembelajaran, dan juga meningkatkan kualitas guru. Dari kenyataan ini, perlu dicari strategi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan peningkatan kualitas pendidikan, diantaranya dengan mengembangkan perangkat pembelajaran untuk materi yang sulit dan dikembangkan berdasarkan karakteristik dan kebutuhan siswa, berbasis hasil ujian yang dapat dijadikan contoh bagi pendidik untuk memperbaiki kualitas pembelajaran memperhatikan hasil evaluasi (assessment for learning).

            Berdasarkan kesulitan dan antusiasme siswa dalam mempelajari materi di masa pandemi Covid 19 kemarin, penulis sebagai pengajar mata pelajaran mencoba untuk membuat media belajar interaktif berbasis komputer, yang merupakan bahan ajar digital yang dapat dijalankan di perangkat komputer maupun gadget, dengan tujuan memberikan kemudahan kepada siswa, untuk lebih memahami sekaligus tertarik mempelajari dan mendalami materi bahasa Jawa, khususnya materi tentang unggah-ungguh.

Tujuan Pembuatan

  1. Menyediakan sarana belajar yang efektif sesuai kebutuhan siswa.
  2. Membantu keberhasilan proses pembelajaran Bahasa Jawa terutama pada materi yang siswa sering kesulitan yakni materi unggah-ungguh.

Manfaat

  1. Meningkatkan pemahaman siswa terutama pada keterampilan berbahasa Jawa dalam ragam ngoko dan krama.
  2. Meperlancar pembelajaran bahasa Jawa pada masa pandemi, yang membutuhkan keterampilan praktik berbahasa.

Teori Terkait
            Media pembelajaran merupakan salah satu komponen yang mempunyai peranan penting dalam pembelajaran berkualitas dan akan memperoleh hasil belajar siswa yang maksimal. Witherington dalam Rusman (Model-model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. 2012) mengatakan bahwa belajar merupakan perubahan dalam kepribadian perwujudan sebagai pola-pola respons baru yang berbentuk keterampilan, sikap, kebiasaan, pengetahuan, dan kecakapan.

            Oleh karena itu diperlukan suatu upaya terhadap peningkatan mutu pendidikan melalui pemanfaatan media pada proses belajar mengajar terutama di era digital ini. Salah satunya dengan cara menggunakan media yang berbasis video. Menurut Agnew dan Kellerman (1996) dalam Munir (Multimedia Konsep dan Aplikasi Dalam Pendidikan. 2012) video adalah media digital yang menunjukkan susunan atau urutan gambar-gambar dan memberikan ilusi, gambaran serta fantasi pada gambar yang bergerak.

            Menurut Nurgiyantoro, dalam bukunya yang berjudul Penilaian Pembelajaran Bahasa. 2010, fungsi alat dalam pembelajaran adalah: (1) Memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalistik; (2) Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, tenaga, dan daya nalar; (3) Menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara siswa dengan sumber belajar; dan (4) Kemungkinan siswa belajar mandiri dengan bakat dan kemampuan visual, auditori, dan kinestetiknya.

            Video Pembelajaran Unggah-Ungguh dengan aplikasi Power Point ini merupakan sebuah alat pembelajaran sekaligus alat yang diinspirasikan atas keadaan pandemi Covid 19 yang memaksa pembelajaran jarak jauh. Diharapkan siswa akan mendapatkan tayangan video pembelajaran lengkap, komunikatif, dan menyenangkan yang bisa mewakili pembelajaran tatap muka di kelas. Meskipun pandemi sudah berakhir, dalam rangka merespon kebutuhan siswa yang berbeda-beda, video ini dipandang perlu untuk terus dikembangkan.

DESAIN/RANCANGAN
            Pembuatan video pembelajaran ini, diawali dengan menyiapkan materi ajar menggunakan aplikasi Microsoft Powerpoint Profesional Plus 2019, dimana penulis membuat slide-slide presentasi yang berisi tentang materi unggah-ungguh. Kemudian penulis melakukan ekspor video dengan menggunakan menu Use Recorded Timings dan Narrations dan mengaktifkan Record Timings dan Narrations.

            Setelah itu perekam video dan suara otomatis muncul pada layar kanan bawah power point tersebut. Penulis mengaktifkan tombol RECORD, kemudian menerangkan secara langsung per halaman seperti saat menerangkan materi di kelas. Setelah sampai slide terakhir, penulis mengaktifkan tombol STOP, dan kemudian tombol CREATE A VIDEO yang mengasilkan rendering video berupa file MP4.

            Pembuatan video pembelajaran menggunakan Power Point Profesional Plus 2019 ini sangat memudahkan guru untuk membuat video pembelajaran. Hal ini dikarenakan fitur-fitur yang digunakan adalah fitur-fitur langsung di aplikasi tersebut tanpa harus memadukan dengan aplikasi lainnya. Sehingga guru akan sangat terbantu dengan efektif dan efisien dalam membuat video pembelajaran, dan siswa akan sangat terbantu dalam memahami materi karena pada setiap slide power point ada video guru yang menjelaskannya.

LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN VIDEO

1. Menggunakan Microsoft Office Power Point Profesional Plus 2019

2. Menyiapkan file materi Unggah-Ungguh dalam format PPT atau Power Point dalam Microsoft Office Power Point Profesional Plus 2019 tersebut.

3. Setelah materi siap, tekan menu File

4. Pilih Export, kemudian tekan Create a Video.

5. Pilih ukuran Video

6. Tekan Use Recorded Timings and Narrations, kemudian pilih Record Timings and Narrations

7. Setelah muncul 3 hitungan mundur video kita muncul di kanan bawah, pilih record jika sudah siap untuk merekam. Kemudian memberi penjelasan pada tiap slideĀ­-nya.

8. Tekan Stop setelah seluruh penjelasan selesai

9. Muncul menu seperti di bawah ini, kemudian tekan Create Video

10. Simpan pada folder yang diinginkan, kemudian tekan save

11. Setelah kita simpan akan muncul proses rendering. Jika sudah selesai maka jadilah video pembelajaran dengan format MP4.

DOKUMENTASI HASIL VIDEO DAN PENGAPLIKASIAN PADA APLIKASI GOOGLE CLASSROM Dokumentasi video jika diputar menggunakan Windows Media Player Classic

Tampilan jika layar penuh.

2. Pengaplikasian di Google Clasroom sebagai aplikasi untuk KBM daring.

Tampilan saat diputar melalui Google Clasroom

3. Tampilan di HP siswa

DAMPAK BAGI PROSES PEMBELAJARAN

            Video pembelajaran Unggah-Ungguh sangat berdampak positif dalam menunjang pembelajaran siswa dengan kebutuhan dan cara belajar yang berbeda-beda. Hal ini juga merupakan tuntutan zaman yang memaksa guru dan siswa untuk terus menyesuaikan diri dengan teknologi di era digital. Secara khusus video pembelajaran ini dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi khususnya materi unggah-ungguh basa Jawa yang membutuhkan pemahaman ekstra.

PENUTUP
            Tulisan tentang pembuatan video pembelajaran ini semoga dapat memberikan informasi dan wawasan yang berguna bagi guru dan siswa dalam meningkatkan proses pembelajaran, sekaligus untuk siap menghadapi penerapan kurikulum merdeka. Kritik dan saran sangat diperlukan untuk meningkatkan kembali dan menghadirkan inovasi pembelajaran terutama media pembelajaran berbasis digital. Semoga video pembelajaran ini dapat berguna dan tetap sesuai meski tidak pada saat pandemi Covid 19, sehingga kedepan akan tetap bisa diterapkan dalam proses belajar mengajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.